Sabtu, 10 Oktober 2020

Servis EFI dan PGM Fi

 Beberapa hal umum yang perlu diperhatikan berkaitan dengan servis EFI dan PGM FI adalah sebagai berikut :

a. Pastikan Throttlevalve tidak ditutup secara mendadak dari posisi terbuka penuh ke tertutup penuh setelah throtle cable (kabel gas  tangan) telah dilepaskan. Hal ini dapat mengakibatkan putaran stasioner yang tidak tepat.

b. Buang tekanan bahan bakar saat mesin dalam keadaan mati.

c. Sebelum melepakan fuel feed hose (selang penyaluran bahan bakar) buanglah tekanan dari sistem dengan melepaskan quick connector fitting (peralatan penyambungan dengan cepat) pada fuel pump (pompa bahan bakar)

d. Sistem PGM-FI yang tidak bekerja dengan baik sering kali disebabkan oleh hubungan yang buruk atau konektornya yang berkarat. Periksalah hubungan-hubungan ini sebelum melanjutkan ke tahap selanjutnya.

e. Programmed Fuel Injection (PGM-FI) system dilengkapi dengan self Diagnostic System (diagnosis diri sendiri). Jika malfunction Indicator (MIL) berkedip-kedip. Ikuti self Diagnostic Procedures untuk memperbaiki persoalan.

Informasi Self Diagnostic EFI atau PGM-FI

Prosedur Self Diagnostic

a. Letakkan sepeda motor pada standart utamanya.

catatan :Malfuction Indicator Lamp(MIL) akan berkedip-kedip sewaktu kunci kontak diputar ke posisi ON atau putaran mesin di bawah 2000 rpm. Pada kondisi lain MIL akan tetap hidup.

b. Putar Kunci Kontak ke posisi ON

c. MIL berkedip-kedip

d. Catat jumlah kedipa MIL dan tentukan penyebabnya.

Gambar 1. Lampu MIL pada Motor Beat (Sumber : servismesinmotor.blogspot.com)

e. Jika MIL tidak hidup/berkedip, sistem dalam keadaan normal.

f. Jika ingin membaca memori EFI/PGM-FI untuk data kerusakan lakukan sebagai berikut :

g. Untuk membaca data persoalan yang telah disimpan, putar kunci kontak ke posisi OFF

    1) Lepaskan front top cover

    2) Lepaskan connector cover dari Data Link Connector (DLC) 

 h. Hubungkan dengan DLC short konector.

Gambar 2. DLC yang terhubung dengan DLC short connector (sumber:otoexpo.com)

i. Putar kunci kontak ke posisi ON 

j. Jika ECM tidak menyimpam data memori diagnosis sendiri, MIL akan menyala terus ketika kunci kontak ke posisi ON. 

k. Catat berapa kali MIL berkedip dan tentukan persoalan.

catatan :

1) Pada sistem EFI atau PGM-FI Honda, MIL menunjukkan kode-kode maslah yang terjadi pada sepeda motor. jumlah kedipan dari 0-54. Jenis kedipan dari MIL ada 2 yaitu kedipan pendek (0,3 detik) dan kedipan panjang (1,3 detik). Kedipan pendek dibaca 1 dan kedipan panjang dibaca 10. 

2) Jika ECU/ECM menyimpan beberapa kode kegagalan, MIL memperlihatkan kode kegagalan menurut urutan dari jumlah terendah sampai tertinggi. 

3) Jika terjadi kegagalan fungsi pada rangkaina MAP sensor, MIL akan berkedip 1 kali. Penyebab kegagalan pada MAP sensor antara lain : kontak longgar/lemah pada sensor unit, terjadi rangkaian terbuka atau hubungansingkat (korslet) pada kabel MAP sensor dari sensor unit, atau MAP sensor tidak bekerja dengan baik.

4) Jika terjadi kegagalan fungsi pada rangkaian suplai (daya) atau massa sensor unit, MIL akan berkedip 1,8 dan 9 kali. Penyebab kegagalan antara lain: kontak longgar/lemah pada sensor unit, terjadi rangkaian terbuka/hubungan singkat (korslet) pada kabel daya atau massa sensor unit, atau sensor unit tidak bekerja dengan baik. Sensor unit adalah gabungan dari TP (throttle position sensor), MAP (Manifold Absolut Pressure), dan IAT (intake Air Temperature) sensor.

5) Jika terjadi kegagalan fungsi pada rangkaian EOT (Engine Oil Temperature) sensor, MIL akan berkedip 7 kali. Penyebab kegagalan pada rangkaian EOT antara lain : kontak longgar/lemah pada EOT sensor, terjadi korslet pada kabel EOT sensor, atau EOT tidak bekerja dengan baik.

6) Jika terjadi kegagalan fungsi pada Bank Angle Sensor, MIL akan berkedip 54 kali. Penyebab kegagalan pada rangkaian BAS antara lain : kontak longgar/lemah pada BAS, terjadi korslet pada kabel BAS, atau BAS tidak bekerja dengan baik.

7) Jika terjadi kegagalan fungsi pada ECU/ECM, MIL akan berkedip 33 kali. Penyebabnya adalah ECU tidak bekerja dengan baik.

8) Jika terjadi kegagalan fungsi pada data link (penghubung kabel data) atau rangkaian MIL, MIL akan berkedip terus. Penyebab kegagalannya antara lain : kontak longgar/lemah pada injector, terjadi korslet pada kabel injektor, injektor tidak bekerja dengan baik, atau ECU/ECM tidak bekerja dengan baik.

9) Jika terjadi kegagalan fungsi pada rangkaian injektor, MIL akan berkedip 12 kali. Penyebab kegagalannya antara lain : hubungan singkat pada DLC, hubungan singkat pada kabel MIL, atau ECU/ECM tidak bekerja dengan baik. 

10) Secara umum urutan pemeriksaan dan perbaikan dari kegagalan-kegagalan di atas adalah sebagai berikut :  

  • Melakukan pemeriksaan terhadap kontak dari sambungan (konektor) komponen yang bersangkutan. Jika longgar/melemah perbaiki dengan mengencangkan posisinya.

  • Jika point 1 di atas tidak bermasalah, lakukan pemeriksaan tahanan/resistansi pada terminal-terminal komponen yang bersangkutan dan juga periksa kontinuitas (hubungan) antara terminal dengan massa. (untuk meihat standart/spesifikasi) ukuran tahanan dan warna kabel, lihat buku manual yang bersangkutan).

  • Jika point 2 di atas tidak bermasalah, lakukan pemeriksaan tegangan (voltage) antara konektor komponen yang bersangkutan pada posisi wire harness (rangkaian kabel dari ECU/ECM yang menuju komponen tersebut) dan massa. Khusus sensor yang hanya mempunyai 2 terminal, ukur tegangan antara konektor sensor tersebut pada sisi wire harness.

  • Jika pada pemeriksaan point 3 di atas terdapat tegangan yang sesuai standart, ganti komponen sensor yang besangkutan.

  • Jika point 3 di atas tidak terdapat tegangan yang sesuai dengan standart, periksa kontinuitas antara konektor komponen (sensor) yang bersangkutan dengan konektor dari ECU/ECM.

  • Jika pada pemeriksaan point 5 di atas kontinuitas antara konector tidak normal, berarti terdapat hubungan singkat (korslet) atau rangkaian terbuka pada kabel-kabel tersebut.

  • Jika pada point 5 di atas kontinuitas antara konektor normal, berarti terdapat masalah pada ECU/ECM. Ganti ECU/ECM dengan yang baru dan lakukan pemeriksaan lagi. 

Prosedur Me-Reset Self Diagnostic
Data memori diagnosis sendiri tidak akan terhapus sewaktu kabel negatif baterai dilepaskan.
  • Putar kunci kontak posisi OFF

  • Lepaskan front top cover
  • Lepaskan connector cover (penutup konektor) dari data link connector.
  • Hubungkan spesial tools (konektor DLC atau DLC short konektor) ke data link connector
  • Putar kunci kontak ke posisi ON
  • Lepaskan DLC Short Connector dari Data Link Connector (DLC) 
  • Hubungkan DLC Short Connector ke Data Link Connector (DLC) lagi sementara lampu MIL hidup selama kira-kira 5 detik
  • Data memori diagnosis sendiri telah terhapus, Jika MIL mati dan mulai berkedip. Hal ini menandakan prosedur reset telah berhasil.
  • Data Link Konektor harus dihubungkan singkat sementara lampu indikator hidup. Jika DLC shor connector tidak terhubung dalam 5 detik, MIL akan mati dan hidup kembali dengan pola kegagalan.
  • Matikan kunci kontak dan mulai lagi langkah dari point 4. 
Data memori self diagnostic tidak akan terhapus jika kunci kontak di matikan sebelum MIL mulai berkedip.

Tugas.
Salinlah bacaan diatas ke buku tulismu dan upload ke classroom!


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jenis Layanan Bengkel Sepeda Motor

 Manajemen bengkel adalah salah satu cabang manajemen yang kegiatannya mengatur agar dapat menciptakan dan menambah kegunaan suatu barang da...