Selasa, 01 September 2020

EVALUASI SISTEM INSTRUMEN

 Suatu evaluasi sistem instrumen dilaksanakan dengan cara melakukan pemeriksaan pada sistem instrument sepeda motor. Pemeriksaan sistem instrumen dibedakan menjadi 2 macam sebagai berikut :

a. Pemeriksaan Speedometer dan Odometer

    Langkah-langkah yang dilakukan sebagai berikut :

1) Pemeriksaan kawat pada speedometer dan odometer dengan langkah sebagai berikut : 

  • Lepaskan kawat speedometer dan kawat odometer. Periksa kondisi kawat tersebut dari kemungkinan-kemungkinan aus, berkarat atau putus. Bila diperlukan kawat bisa diganti dengan yang baru.
  • Periksalah kondisi mekanik pengoperasian kawat speedometer dekat poros roda depan dan mekanik penggerak kawat odometer pada blok silinder. Bila kondisi mekanik penggerak tersebut sudah putus atau sudah tidak layak pakai maka harus segera diganti.
  • Pasang kembali kawat speedometer dan odometer. Perhatikan juga pemberian pelumas secukupnya dengan Vet pada seluruh permukaan kawat tersebut.
2) Pemeriksaan kabel speedometer dengan langkah sebagai berikut : 
  • Lepaskan unit speedometer dari dudukan posisi benda tersebut.
  • Periksa kabelnya dari kemungkinan-kemungkinan putus/lepas.
  • Periksa roda gigi penggerak jarumnya, mungkin sudah aus/kotor. Roda gigi yang kotor harus segera dibersihkan. Roda gigi yang aus atau rusak harus segera diganti.
  • Periksa kondisi tabung bergeriginya dari kemungkinan aus/kotor sekali. Apabila kotor bersihkan dengan kain dan sikat dan jika aus/rusak harus segera diganti.
  • Untuk speedometer magnet, periksa kondisi pegas rambutnya. Mungkin sudah terlalu lemah atau putus. Apabila putus maka harus segera diganti.
  • Periksa lagi keadaan gigi-giginya dari kemungkinan aus dan kotor sekali. 
  • Rakit kembalo komponen-komponen yang telah dibongkar dan pasang pada dudukannya atau posisi semula seperti pada gambar berikut :
    Gambar 1. Komponen-komponen sistem instrumen (sumber : www.infootomotif.com)

b. Pemeriksaan Sakelar (Switch) 
  • Periksa sambungan antar terminal yang ada switch ( Connerctor switch) dengan menggunakan multimeter (Skala Ohmeter x 1 ohm) untuk menentukan benar baik atau tidak sambungannya.
  • Tanda "0 - 0" menunjukkan terminal yang memiliki hubungan (Kontinuitas), yaitu sirkuit/rangkaian tertutup pada posisi switch yang ditunjukkan.
  • Jika terdapat sambungan yang kurang baik atau tidak ada hubungan (Kontinuitas), perbaiki atau ganti (bila perlu) switch.
Catatan
  1. Warna kabel pada switch (connector switch) setiap merek sepeda motor kemungkinan berbeda, lihat pada buku manual.
  2. Bentuk switch setiap merek sepeda motor kemungkinan berbeda, lihat pada buku.

TUGAS 
Salin Bacaan di atas di buku tulismu dan upload di google classroom!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jenis Layanan Bengkel Sepeda Motor

 Manajemen bengkel adalah salah satu cabang manajemen yang kegiatannya mengatur agar dapat menciptakan dan menambah kegunaan suatu barang da...