Manajemen bengkel adalah salah satu cabang manajemen yang kegiatannya mengatur agar dapat menciptakan dan menambah kegunaan suatu barang dan jasa. Dalam setiap jenis usaha, baik usaha barang maupun jasa diperlukan manajemen produksi guna meningkatkan optimalisasi dari produk yang dihasilkan. Untuk mengatur segala kegiatan dan pelayanan dalam suatu bengkel motor, diperlukan pembuatan keputusan-keputusan yang berhubungan dengan usaha-usaha apa saja yang harus diambil untuk mencapai tujuan agar jasa yang dihasilkan dari bengkel tersebut sesuai dengan apa yang diharapkan. Ada beberapa jenis jasa dan pelayanan yang ditawarkan dalam suatu bengkel motor, seperti : Jasa ganti oli, jasa cuci motor, jasa perbaikan, jasa pemasangan aksesori, jasa servis rutin dan lain-lain.
1. Jasa Penggantian Oli
Jasa penggantian oli merupakan salah satu jasa yang wajib ada dalam suatu bengkel motor. Penggantian oli merupakan suatu langkah pemeliharaan kondisi motor yang rutin dilakukan oleh pengguna motor. Guna memenuhi tuntutan jumlah konsumen serta pelayanan yang baik, diperlukan fasilitas yang mendukung dan memadai. Berikut adalah alat-alat yang digunakan dalam pelaksanaan pelayanan penggantian oli :
a. Space atau tempat yang tersedia seluas 4 x 2 meter persegi, untuk tempat penggantian oli 4 sampai 5 motor.
b. Perkakas (untuk membuka baut pada motor)
c. Karyawan sejumlah 5 orang.
2. Jasa Pencucian Motor
Untuk unit jasa cuci motor, sebagai salah satu bagian dari rencana target pelayanan 100 motor per hari disediakan fasilitas dengan kualotas dan kuantitas yang memadai untuk melayani sejumlah besar pelanggan. Alat yang harus disediakan adalah sebeagai berikut:
a. Space atau tempat berukuran 4 x 5 meter persegi, untuk dapat menempatkan 4 atau 5 motor berjajar sekaligus dalam sekali pencucian.
b. Kanebo (kain lap) 8 lembar
c. Sampo salju 2 tangki kapasitas 20 liter
d. Kompresor 2 hp, daya 750 watt, 2 buah
e. Steamer jetliner 4 buah
d. Lap AION 5 buah
e. Karyawan sejumlah 5 orang
3. Jasa Perbaikan Motor
Kendaraan tidak selalu dalam keadaan baik, maka diperlukan perawatan dan service berkala. Terkadang diperlukan juga perbaikan-perbaikan bagian yang rusak, untuk itu sangat dibutuhkan jasa bengkel motor. Kondisi seperti inilah yang harus dimanfaatkan sebagai peluang usaha. Usaha bengkel motor memang menjanjikan, mengingat pengguna sepeda motor semakin banyak jumlahnya. Hal ini terbukti dari meningkatnya produksi sepeda motor pertahun. Dalam sepeda motor ada beberapa potensi kerusakan yang sering terjadi diantaranya :
a. Kerusakan karburator
Kerusakan karburator terjadi akibat dari beberapa sebab, seperti masuknya air ke dalam karburator yang menyebabkan proses pebakaran tidak sempurna
b. Kerusakan pengapian
Matinya busi, spool, CDI atau Coil dapat terjadi begitu saja tanpa ada gejala sebelumnya.
c. Kerusakan Rantai
Kerusakan rantai biasanya terjadi pada rantai yang sudah memiliki usia yang cukup lama atau karena ada sesuatu hal, seperti adanya tekanan yang berlebihan pada rantai yang menyebabkan rantai tiba-tiba putus.
d. Kerusakan Perangkat
yang dimaksud dengan kerusakan perangkat adalah kerusakan pada peralatan yang terdapat di dalam sepeda motor, seperti :
1) Kabel gas
2) Kabel Kopling
3) Handle gas dan Kopling
4) Baut pengikat
Kerusakan yang terjadi di motor memang cukup banyak, akan tetapi usaha bengkel motor untuk menerima perbaikan dari kerusakan-kerusakan motor menjadikan bisnis jasa ini menjadi prospektif. Oleh karena itu kita membutuhkan manajemen yang baik seperti SDM, pembagian jam kerja, peralatan dan mesin yang memadai, serta biaya atau cost.
soal
1. Jika kalian mendirikan usaha, jenis layangan bengkel apa yang akan kalian jadikan usaha dan jelaskan apa alasan kalian memilih usaha tersebut!!






